P4MRI STKIP Garut

Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Konteks


1. Dodol

Dodol adalah sejenis makanan yang dapat dikategorikan manis. Dodol merupakan makanan khas Garut, karena dapat dipastikan setiap orang yang mendengar kata Garut mereka pun akan langsung teringat dengan makanan ini, Dodol. Terbuat dari tepung ketan, gula pasir, gula merah, dan santan, dan sudah biasa dijadikan oleh-oleh. Pembuatan dodol cukup sulit karena dibutuhkan keahlian dan waktunya pun cukup lama.

Dodol Garut dalam berbagai rasa dan warna

Berikut ini beberapa permasalahan sehari-hari yang dapat dimunculkan pada konteks ini melalui pendekatan RME, yaitu:

  • Berapa banyak perbedaan warna dodol pada foto di atas?
  • Berapa banyak rasa dodol yang berbeda pada foto di atas?
  • Misalkan, jika ada seorang Ibu ingin membeli 15 buah dodol untuk anaknya dan anaknya sendiri yang mengambil dodol tersebut, dodol rasa apa saja yang si anak ambil? ataupun dodol warna apa saja yang si anak ambil?

2. Kesenian Adu Domba

Ngadu Domba Garut

Kesenian Adu Domba merupakan salah satu kesenian khas rakyat Garut Jawa Barat yang cukup digemari terutama di kalangan tradisional. Kesenian ini merupakan peninggalan leluhur yang masih bertahan eksistensinya hingga saat ini. Pelaksanaannya diiringi dengan berbagai atraksi musik tradisional yang menggunakan sound system besar dan dihadiri oleh masyarakat pecinta ketangkasan adu domba Garut dari berbagai lapisan masyarakat dan penjuru daerah luar Garut.

Menurut cerita, sejarah domba Garut berawal dari masa pemerintahan Bupati Suryakanta Legawa sekitar tahun 1815-1829, beliau sering berkunjung ke teman satu perguruannya bernama Haji Saleh yang mempunyai banyak domba. Salah satu domba yang dipunyainya (si Lenjang) diminta oleh bupati untuk dikawinkan dengan domba yang ada di Pendopo kabupten yang bernama si Dewa. Si Toblo, yang merupakan anak dari si Dewa dan si Lenjang beranak-pinak dan menghasilkan keturunan domba Garut sampai saat sekarang.

Domba Garut mempunyai karakteristik yang khas dari domba-domba yang ada di daerah luar Garut . Fisik yang kekar dengan berat sekitar 60-80 Kg, tanduk baplang, warna bulu kebanyakan putih dan telinga ngagiri, menjadi salah satu ciri dominan dari domba-domba yang telah ada.

Kesenian Adu Domba, seperti halnya pertandingan tinju, kesenian ini juga dilengkapi oleh juri penilai, wasit dan pelatih domba yang ikut menari jaipongan setiap kali dombanya beraksi. Biasanya setiap pertandingan dibagi ke dalam dua ronde, dan masing-masing ronde terdiri dari sepuluh kali tumbukan kepala. Adu ketangkasan ini juga dibagi ke dalam kelas-kelas yang berbeda berdasarkan bobot domba petarung.

Berikut ini beberapa permasalahan yang dapat dimunculkan dalam konteks ini melalui pendekatan RME, yaitu:

  • Berapa banyak tumbukan kepala yang dilakukan sampai ditemukan pemenang?
  • Berapa banyak kelas yang ada pada setiap ajang adu domba ini?
Domba Garut mempunyai karakteristik yang khas dari domba-domba yang ada di daerah luar Garut . Fisik yang kekar dengan berat sekitar 60-80 Kg, tanduk baplang, warna bulu kebanyakan putih dan telinga ngagiri, menjadi salah satu ciri dominan dari domba-domba yang telah ada.

2 responses to “Konteks

  1. andie November 8, 2011 at 8:44 am

    ada 20 kali tumbukan, dari 1 s/d 15 tumbukan ada waktu jeda untuk merawat domba, akan tetapi hal itu tidak lah harus di hitungan 15 tumbukan karena apabila pada hitungan sebelum tumbukan ke 15 ada domba yang harus di berikan perawatan/pemeliharaan maka selayaknyalah para pedamping untuk memelihara atau merawatnya agar bisa bertarung kembali.
    ada 3 kelas yakni kelas A dengan bobot 75,5kg ke-atas. kelas B bobot 65,5 s/d 75 kg. kelas C bobot 65 kg ke-bawah. untuk saat ini istilah “ADU” dihilangkan dan di perhalus menjadi Seni Ketangkasan Domba Garut Unggulan trims…..smoga bermanfaat!

    • p4mristkipgarut March 1, 2012 at 1:25 pm

      Trims buat masukannya ya.. Informasi ini benar2 bermanfaat.. Sekali lagi terima kasih..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: